FORBES Anti Narkoba Bone Pererat Silaturahmi dengan Buka Puasa Bersama

Table of Contents


Bone – Semangat kebersamaan di bulan suci Ramadan dimanfaatkan oleh Forum Bersama (FORBES) Anti Narkoba Bone untuk memperkuat sinergi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Melalui kegiatan buka puasa bersama yang digelar bersama para pengurus kecamatan, organisasi ini menegaskan komitmennya dalam membangun kolaborasi untuk memerangi penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Bone.


Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga dirangkaikan dengan aksi sosial berupa pembagian takjil kepada para pengguna jalan yang melintas serta penyaluran paket sembako kepada sejumlah masyarakat yang membutuhkan.


Para pengurus FORBES bersama relawan turun langsung membagikan takjil menjelang waktu berbuka puasa. Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan pengendara yang melintas, yang mengapresiasi kepedulian organisasi tersebut di tengah bulan penuh berkah.


Ketua FORBES Anti Narkoba Bone, Dr. Andi Singkeru Rukka, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat solidaritas sosial sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama melawan ancaman narkoba yang dapat merusak generasi.


“Momentum Ramadan ini kami manfaatkan untuk mempererat silaturahmi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk pengurus kecamatan. Selain berbagi dengan sesama, kami juga ingin menegaskan bahwa FORBES Anti Narkoba Bone akan terus berkomitmen dan konsisten dalam memerangi penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Bone,” ujar Andi Singke


Ia menambahkan bahwa perang melawan narkoba tidak dapat dilakukan oleh aparat penegak hukum semata, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, tokoh pemuda, serta berbagai organisasi sosial.


Melalui kegiatan sosial yang dikemas dengan pendekatan kebersamaan seperti ini, FORBES Anti Narkoba Bone berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkotika semakin meningkat, sekaligus memperkuat gerakan kolektif dalam menjaga generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba.