Kasus Narkoba Libatkan Pelajar SMP– MAN, Alarm Bahaya Bagi Generasi Muda Bone

Table of Contents


Bone - Kasus penyalahgunaan narkoba yang melibatkan anak di bawah umur kembali menjadi alarm serius di Kabupaten Bone.


Satuan Reserse Narkoba Polres Bone mengamankan sejumlah pelajar tingkat SMPN dan MAN yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkotika. Fakta ini menunjukkan bahwa narkoba kini tidak lagi menyasar orang dewasa semata, namun telah masuk ke lingkungan sekolah dan generasi muda.


Anak-anak yang seharusnya fokus belajar dan menata masa depan, justru terjebak dalam lingkaran gelap narkoba. Sebagian dari mereka terpengaruh pergaulan, bujuk rayu, hingga tekanan lingkungan, tanpa menyadari dampak besar yang akan merusak fisik, mental, dan masa depan mereka.


Menanggapi kasus tersebut, Ketua Forbes Anti Narkoba Kabupaten Bone, Andi Singkeru Rukka, menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus peringatan keras kepada seluruh pihak.


Menurutnya, keterlibatan pelajar SMPN dan MAN dalam kasus narkoba adalah sinyal bahaya yang tidak boleh dianggap sepele.

Ia menegaskan bahwa narkoba adalah perusak masa depan generasi muda dan dapat menghancurkan potensi anak dalam waktu singkat.


Andi Singke juga menekankan pentingnya peran keluarga dan sekolah sebagai benteng utama pencegahan. Orang tua diminta lebih peduli terhadap perubahan perilaku anak, sementara pihak sekolah diharapkan tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga penguatan karakter dan edukasi bahaya narkoba secara berkelanjutan.